IMMA AI Docs
Bahasa IndonesiaPanduan UMKM

Approval lewat Telegram

Cara mengirim link approval lewat Telegram, apa yang dilihat pemilik akun, dan apa yang terjadi setelah disetujui atau ditolak.

Pratinjau

Pratinjau: IMMA AI sedang dalam beta tertutup, tampilan dan langkah bisa berubah.

Approval adalah langkah persetujuan sebelum sebuah post tayang. Untuk post yang mengarah ke TikTok, TikTok mewajibkan pemilik akun sendiri yang memutuskan pengaturan videonya sebelum diposting. Kalau pemilik akun sendiri yang membuat post itu langsung dari Compose dan memilih sendiri pengaturan privasinya, itu sudah cukup, tidak perlu link approval terpisah. Link approval lewat Telegram dipakai kalau yang menyiapkan post bukan pemilik akun (misalnya Anda, tim Anda, atau AI yang menyiapkan draftnya), supaya pemilik akun tetap yang memutuskan pengaturannya sendiri sebelum tayang. Untuk platform lain, approval bersifat opsional, biasanya dipakai agency atau tim yang ingin ada persetujuan klien sebelum post tayang.

IMMA AI juga mengirim notifikasi otomatis lewat bot Telegram IMMA AI (approval diminta, disetujui atau perlu revisi, post gagal, akun perlu dihubungkan ulang, dan peringatan kuota) setelah Anda menghubungkan akun Telegram Anda di Settings > Notifications. Menghubungkan Telegram wajib dilakukan saat onboarding.

  1. Saat membuat post di Compose, pilih Send for approval sebagai aksinya, bukan Publish now atau Schedule.
  2. IMMA AI membuat sebuah link approval khusus untuk post tersebut.
  3. Klik Share to Telegram. Ini akan membuka Telegram dengan pesan yang sudah terisi otomatis, berisi link approval-nya. Ada juga tombol Copy link kalau Anda ingin membagikannya lewat aplikasi lain.
  4. Pilih kontak atau chat tujuan (misalnya pemilik akun atau klien Anda) dan kirim.

Anda juga bisa membuka daftar semua approval yang sedang berjalan lewat halaman Approvals, termasuk yang masih menunggu, sudah disetujui, ditolak, atau sudah kedaluwarsa. Dari sana Anda bisa menyalin link, mengirim ulang lewat Telegram, membuat link baru, atau membatalkan permintaan approval.

Gambar: Tombol "Share to Telegram" di dialog "Send for approval", dengan pratinjau pesan yang akan dikirim.

Link approval berlaku selama beberapa hari (biasanya 72 jam), lalu kedaluwarsa dengan sendirinya kalau tidak ada keputusan. Ini untuk menjaga supaya post yang sudah lama tidak tiba-tiba tayang tanpa sepengetahuan siapa pun.

Apa yang dilihat pemilik akun

Saat pemilik akun membuka link dari Telegram di HP-nya, mereka akan melihat halaman approval yang berisi:

  • Siapa yang mengirim post ini (nama workspace atau agency Anda).
  • Akun tujuan post tersebut, lengkap dengan foto dan nama akun.
  • Pratinjau video atau foto persis seperti yang akan tayang.
  • Caption yang akan dipakai.
  • Jadwal tayang yang direncanakan.

Kalau salah satu target adalah TikTok, halaman ini juga menampilkan panel pengaturan TikTok, yang harus diisi sendiri oleh pemilik akun (bukan oleh Anda atau tim Anda). Halaman approval ini selalu dibuka di browser (bukan di dalam aplikasi Telegram), supaya pengaturan TikTok bisa ditampilkan dan diisi dengan benar:

  • Siapa yang boleh melihat video (privasi): tidak ada pilihan yang otomatis terpilih. Pemilik akun harus memilih sendiri dari opsi yang tersedia, misalnya publik, teman, atau hanya diri sendiri.
  • Izin interaksi (komentar, duet, stitch): semuanya dalam keadaan mati (off) secara default. Pemilik akun yang menentukan mana yang ingin dinyalakan.
  • Keterangan konten berbayar, kalau video ini adalah promosi berbayar atau kerja sama merek. Ini juga dalam keadaan mati secara default.
  • Pemberitahuan musik: teks singkat yang menjelaskan bahwa dengan memposting, pemilik akun menyetujui ketentuan penggunaan musik dari TikTok.

Tidak ada satu pun dari pilihan di atas yang sudah ditentukan sebelumnya oleh Anda, tim Anda, atau AI. Pemilik akunlah yang memutuskan semuanya, tepat sebelum menekan tombol persetujuan.

Gambar: Halaman approval di HP, menampilkan pratinjau video, caption, dan panel pengaturan TikTok dengan pilihan privasi kosong.

Menyetujui atau meminta perubahan

Di bagian bawah halaman approval, pemilik akun punya dua pilihan:

  • Approve and post (atau Approve and schedule kalau post ini dijadwalkan): post akan diproses untuk tayang sesuai pengaturan yang baru saja dipilih.
  • Request changes: menolak dulu dan menuliskan catatan singkat tentang apa yang perlu diubah, misalnya "captionnya kurang pas" atau "ganti dengan video versi kedua".

Setelah disetujui atau ditolak

Kalau disetujui: halaman menampilkan pesan bahwa post sedang diproses dan mungkin butuh beberapa menit untuk muncul di platformnya. Anda (sebagai pembuat post) akan mendapat notifikasi lewat email, in-app, dan bot Telegram (kalau sudah terhubung) bahwa post ini sudah disetujui, dan bisa melihat detailnya di dashboard, termasuk siapa yang menyetujui, kapan, dan pilihan apa saja yang dipilih.

Kalau pemilik akun meminta perubahan: post kembali menjadi draft di dashboard Anda, lengkap dengan catatan yang dituliskan. Anda bisa mengedit post tersebut sesuai catatan, lalu mengirim ulang link approval yang baru.

Kalau link tidak dibuka sama sekali sampai waktunya habis, status post menjadi kedaluwarsa, dan Anda perlu mengirim link approval yang baru dari halaman Approvals.

Gambar: Halaman Approvals dengan daftar status "Menunggu", "Disetujui", "Ditolak", dan "Kedaluwarsa".

Langkah selanjutnya

Kalau Anda ingin menyiapkan banyak post sekaligus, misalnya untuk satu bulan penuh, lihat Kalender konten dengan AI untuk cara memakai AI yang sudah Anda langgani membantu menyiapkan draftnya.

On this page